skip to main | skip to sidebar

4/02/2011

Puisi dalam 140 Karakter (Kicau Dalam Galau)

Kebetulan saya ingin agar kata - kata dalam galau yang saya kicaukan dalam twitter @OmIrwaan lewat tagar #puistwit tidak hilang ditelan linimasa, maka saya ingin mendokumentasikannya di notes dan blog saya. Semoga bisa bermanfaat.

Mendung pudarkan mentari lebih cepat sebelum malam
Seperti dirimu yg hilangkan harapanku sebelum kata cinta terucap dr bibir

Hening, tanpa melodi.
Jarimu menari tak beraturan.
Aku yg tuli atau memang lagumu bukan untukku?

Kamu larut dalam kata.
Meleleh dalam rayuan
Hati terbutakan.
Siapa yg akan menuntunmu?
Tongkatpun kau tak punya

Sssstttt....
Dengarkan,jangan kau ucap.
Biar hati bersuara.
Sejuta kata tak berarti tanpa ketulusan

Mencoba merangkai kata tentangmu.
Jutaan kata lenyap.
Mulutku kelu,jariku ragu
Hatiku menderu,apa kau mendengarnya?

Mulutmu bermain dalam kata.
Berputar dalam kata Cinta.
Kamu bingung,begitu juga aku.
Cinta lebih mudah dirasa

Jiahhhhh.... Cuman ini yang saya temukan di twitter, padahal hampir tiap malam saya ber #puistwit. Kalau mau tiap malam hanyut di kata dalam galau saya bisa follow saya di @OmIrwaan He3

5 comments:

  1. inspiratif sekali.. salam kenal.. bolehkah berbagi blog? silakan mengunjungi blog saya, http://paruparusajak.blogspot.com/ :)

  2. numpang lewat aja yah dri rohandnizer

  3. ckckck...bukan maen oom...semuana mendayu2..haha

  4. iso gawe puisi juga to Wan... hehehe

  5. wow...sejuta makna tersirat dalam puisi 140 karakternya, Mas.
    Salam kenal!

Post a Comment