skip to main | skip to sidebar

3/16/2011

Mencintaimu Pagi, Siang, Malam

1 comments
Kamu lebur hujan dan badai
ke dalam kata - kata
Aku basah kuyup.
Tak jera menggigil karena merindukanmu
Puisi di atas adalah puisi pembuka di buku Mencintaimu Pagi, Siang, Malam. Belum apa - apa kita sudah dibuat meleleh oleh penulisnya. Ya buku Mencintaimu Pagi, Siang, Malam ini adalah karya dari penulis terkenal Andrei Aksana. Terus terang saya baru tahu karya - karya dia setelah follow dia di twitter. Sebelumnya saya hanya mendengar nama dia saja sebagai salah satu penulis Indonesia. Karya - karyanya pun saya tak tahu. Tapi setelah follow @AndreiAksana, dan tiap pagi membaca puisi - puisinya di linimasa. Saya menjadi jatuh cinta dengan tulisannya. Puisi - puisinya yang sederhana namun romantis dan tak terkesan ngegombal (beda ama saya kalau puitis dikit aja udah dituduh ngegombal ama temen2. He3). Di samping itu dia juga ramah di twitter dan sering membalas satu persatu mention dari followernya termasuk @hei_one alias saya sendiri (silahkan difollow lho! He3)

Kembali ke Mencintaimu Pagi, Siang, Malam. Buku ini terdiri dari 223 halaman berisi puisi - puisi romantis yang siap - siap bikin kalian semua meleleh. Di dalam buku ini kita seperti diajarkan bagaimana cara mencintai (tidak hanya pada pasangan kita) di sepanjang waktu yang berbeda dan dalam kondisi apapun untuk membuktikan kesungguhan bahkan kesetiaan.

Andrei Aksana pandai memilih kata - kata sederhana dan merangkainya menjadi sebuah puisi yang indah dalam bukunya ini. Tidak sulit bagi kita untuk menangkap nilai dari puisi - puisi yang ada di buku ini. Untuk kalian - kalian yang sedang pedekate dengan pasangan atau sekedar ingin membuat hati pasangan kalian berbunga - bunga buku ini sangat saya rekomendasikan. Kalian bisa mengirimkan sms - sms romantis di setiap pergantian waktu pagi, siang maupun malam untuk pasangan. Bahkan untuk pasangan yang sedang marahanpun puisi - puisi Andrei Aksana bisa dijadikan senjata pamungkas lho untuk mendinginkan hati pasangan.

3/13/2011

Antara Twitter, Bencana (Gempa Bumi dan Tsunami Jepang) dan Lelucon Sampah

3 comments
Bandara Sendai, utara Jepang, Jumat (11/3/2011)
Masih segar diingatkan kita dua hari yang lalu tepatnya Jumat, 12 Maret 2011 lalu saudara - saudara kita di negara Matahari terbit atau Jepang mengalami bencana yang dahsyat. Yaitu bencana gempa bumi dan tsunami dengan kekuatan 8.8 SR yang pada hari ini Minggu 13 Maret 2011 menurut portal berita detikcom telah direvisi oleh pemerintah Jepang menjadi 9 SR. Gempa dan tsunami di Jepang ini kekuatannya hampir menyamai gempa dan tsunami di Nangroe Aceh Darussalam yaitu sebesar 9.3 SR dan menewaskan kurang lebih 250.000 penduduk di 8 negara termasuk Indonesia 2004 silam. Entah berapa korban jiwa yang telah jatuh akibat gempa dan tsunami di Jepang ini. Sampai detik ini masih belum bisa dipastikan berapa jumlah korban yang pasti.

Awalnya saya dapat berita tentang gempa ini dari Twitter. Dengan begitu cepatnya tak sampai hitungan jam setelah kejadian, semua orang di dunia ini beramai - ramai mengucapkan rasa belasungkawa, keprihatinan dan doa untuk para korban gempa di Jepang. Bahkan Breaking News di TV dan portal berita terupdate se-Indonesia detikcom pun bisa dibilang telat menyampaikan berita dibandingkan dengan para netizen di twitter. Mereka berbondong - bondong meretweet update dari teman dan sanak saudara mereka yang berada di Jepang. Saya sendiri juga sempat heran, kok bisa -bisanya di tengah gempa yang cukup dahsyat jaringan telekomunikasi dan listrik masih tetap menyala. Yang paling buat saya heran lagi masyarakat di Jepang tampak begitu sigap dan tidak panik ketika ada gempa. Mereka tahu bagaimana menyelamatkan diri mereka.

Gresik, Diantara Bayang – Bayang Kejayaan Masa Lalu

7 comments
Masjid Agung Gresik
Haloooo… akhirnya saya bisa menyapa kalian semua pembaca setia blog saya (saya sendiri ini kayaknya). Haha. Ya sudahlah yang penting kan niatnya untuk saling berbagi hal-hal positif di sini. Asal ndak positif hamil aja *eh? *disumpel testpack.
Yak dan di postingan kali ini saya tiba-tiba tergelitik untuk sedikit menulis tentang kota kelahiran saya. Karena sepertinya masih banyak yang tidak tahu apa itu Gresik. Ketika saya pergi ke luar kota dan ada orang yang bertanya asal daerah saya, saya sering menjawab asal saya dari Surabaya. Karena kalau saya jawab Gresik, kebanyakan akan bertanya lebih lanjut “Dimana itu? (sambil mengernyitkan dahi gitu)”. Gara-gara ndak mau ribet itulah makanya saya jawab asal saya dari Surabaya (tapi akhir-akhir ini saya merasa kalau perbuatan saya itu lumayan salah. He3). Ya saya lahir dan tumbuh melebar di kota Gresik yang katanya “Berhias Iman” ini. Berhias Iman sendiri adalah akronim dari Bersih, Hijau, Aman, Sehat menuju Industri, Maritim, Agamis dan Niaga.

3/12/2011

Awal dari Sebuah Perjalanan (ngeBlog)

1 comments
Yiiiiiihaaaaaa….. akhirnya saya punya blog juga nih. Meskipun julukan bloger belum pantas disematkan di jidat saya. Tapi inilah awal untuk menjadi penulis terkenal semacam Raditya Dika. Huehehehe…. Sebenarnya sih impian bikin blog ini sudah ada sejak jaman saya masih muda, tampan, rupawan dan digemari banyak gadis maupun janda. Yaitu jaman saya masih pake pakaian putih-putih dengan dasi abu2 saat hari senin, abu-abu putih dengan dasi abu-abu saat hari selasa rabu, batik putih pada hari kamis jumat dan pakaian pramuka yang coklat itu di saat hari sabtu.
Awalnya dulu pengen ngebuat blog tentang pelajaran kimia gitu. Maklum lah saya dulu kan pinter banget tuh pelajaran kimia. Sampai-sampai nih body udah kayak tabung Erlenmeyer (eh typo ndak nih?). Waktu jaman saya dulu juga blog atau web tentang pelajaran kimia juga masih sedikit sekali. Walaupun ada juga kebanyakan berbahasa yang bikin otak kita roaming. Tapi akhirnya rencana itu kandas karena emang dasar sayanya juga males sih.